Selasa, 13 November 2012

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Koperasi, KUD, dan UKM Agar Berkembang


UNIVERSITAS GUNADARMA
Nama : Nani Nurhayati
Kelas / NPM : 2EB21 / (28211355)
Mata Kuliah Ekonomi Koperasi (Tulisan)
“Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Koperasi, KUD, dan UKM Agar Berkembang”

Ada banyak hal yang menyebabkan maju mundurnya suatu organisasi, salah satunya dibidang Koperasi, Koperasi Unit Desa (KUD), dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Berkembangnya organisasi tersebut dilihat dari beberapa faktor yang sangat erat pengaruhnya. Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan Koperasi, KUD, dan UKM.

  •  Faktor Yang Mempengaruhi Kemajuan Terhadap Perkembangan Koperasi
Menurut soedirman (2006:2), menyebutkan permasalahan yang merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha koperasi yang meliputi faktor internal dan faktor eksternal. 

Faktor internal antara lain sebagai berikut :
  1. Partisipasi angggota. Partisipasi merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan atau perkembangan suatu organisasi. Melalui partisipasi segala aspek yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan pencapaian tujuan direalisasikan. 
  2. Solidaritas antar anggota koperasi, ikatan solidaritas ini pada kenyataannya juga bisa dikembangkan untuk meraih tujuan gerakan yang lebih besar.dapat disimpulkan bahwa dengan adanya solidaritas yang kuat antar anggota koperasi dapat menjadi suatu kekuatan didalam mencapai tujuan koperasi. 
  3. Ketrampilan manajerial, ketrampilan manajerial di koperasi sangat penting karena organisasi yang baik adalah organisasi yang memiliki manajemen yang baik koperasi tidak akan berkembang tanpa fungsi pengaturan yang terarah. Maka dari itu keterampilan sangat diperlukan untuk dapat memajukan Koperasi. 
  4. Jaringan pasar, jaringan pasar merupakan suatu tempat untuk mencari pangsa pasar yang lebih luas agar dapat memperoleh kentungan yang lebih besar. 
  5. Jumlah dan kualitas sumber daya manusia para pengurus dan manajer. Kualitas sumber daya koperasi merupakan suatu hal penting dalam perkembangan koperasi secara keseluruhan

Faktor Eksternal antara lain sebagai berikut :
  1. Komitmen pemerintah untuk menempatkan koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional. 
  2. Sistem prasarana, pelayanan, pendidikan dan penyuluhan. Pengetahuan anggota koperasi terhadap makna dan hakekat koperasi, manfaat koperasi, hak dan kewajiban anggota di dalam berkoperasi. 
  3. Iklim pendukung perkembangan koperasi, Suasana (iklim) untuk suburnya pertumbuhan koperasi.

  •  Faktor Yang Mempengaruhi Kemajuan Terhadap Perkembangan Koperasi Unit Desa (KUD)
Sama halnya dengan Koperasi, Koperasi Unit Desa (KUD) ini pun mempunyai beberapa faktor yang tidak jauh berbeda dalam hal mengembangkan organisasi tersebut. Ada beberapa faktor yang dapat dikembangkan agar UKM dapat maju dan semakin berkembang, salah satunya adalah kerjasama antara para petani dengan KUD. Sebab KUD adalah wahana para petani mencapai harapan agar dapat meningkatkan hasil produksi pertanian juga sekaligus meningkatkan kesejahteraan hidup petani pedesaan khususnya di bidang ekonomi. Adapun pengembangan lain dalam hal perkreditan untuk keperluan produksi dan penyediaan kebutuhan modal investasi dan modal kerja bagi KUD dan warga desa. Serta penyediaan dan penyaluran sarana-sarana produksi seperti sarana sebelum dan sesudah panen. Pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil produksi atau industri yang memadai.

  •  Faktor Yang Mempengaruhi Kemajuan Terhadap Perkembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) 
Perkembangan UKM pada umumnya tidak jauh berbeda dengan Koperasi dan KUD, hanya saja penanganan untuk memajukan UKM lebih ditekankan salah satunya pada bakat (Talent) kewirausahaan yang dimiliki oleh pemilik itu sendiri. Dari kemampuannya dalam menciptakan dan mengembangkan usahanya, serta kemampuan untuk memasarkan produknya. Adapun hal yang mendukung UKM untuk berkembang yaitu lingkungan (cluster /sentra), peran Pemerintah sebagai fasilisator dan lembaga-lembaga keuangan sebagai penyedia modal. 

Sumber : 

Kamis, 11 Oktober 2012

Perbedaan dan Persamaan Koperasi dan Credit Union (CU)






UNIVERSITAS GUNADARMA
Fakultas Ekonomi, Jurusan Akuntansi
Nama : Nani Nurhayati (28211355)
Semester 3, kelas 2EB21
Mata Kuliah Ekonomi Koperasi (Tulisan)
“Perbedaan dan Persamaan Koperasi dan Credit Union (CU)”

*      Koperasi adalah Asosiasi orang orang yang bergabung dan melakukan usaha bersama atas dasar prinsip prinsip koperasi, sehingga mendapatkan manfaat yang lebih besar dengan biaya rendah melalui perusahaan yang dimiliki dan diawasi secara demokratis oleh anggotanya. Asosiasi berbeda dengan kelompok, asosiasi terdiri dari orang orang yang memiliki kepentingan yang sama, lazimnya yang menonjol adalah kepentingan ekonomi.

Hal-hal mengenai Koperasi :
  • Bertujuan menjadikan kondisi sosial dan ekonomi anggotanya lebih baik dibanding sebelum bergabung dengan koperasi. 
  • Anggota koperasi memiliki peran ganda, sebagai pemilik sekaligus pengguna pelayanan koperasi. 
  • Anggota berhak menghadiri, menyatakan pendapat dan memberikan suara dalam rapat anggota. 
  • Anggota wajib menjadi pelangan tetap. 
  • Anggota menyetorkan modal mereka secara adil dan melakukan pengawasan secara demokratis. 
  • Sebagian dari modal tersebut adalah milik bersama. 
  • Bila ada balas jasa terhadap modal diberikan secara terbatas, dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU).
  • Dalam hal mengalami kegagalan ataupun kerugioan, anggota hanya bertanggung jawab sebesar simpananya di koperasi.

*      Sedangkan Credit Union (CU) memiliki makna kumpulan orang yang saling percaya, dalam suatu ikatan pemersatu dan sepakat untuk menabungkan uang mereka sehingga menciptakan modal bersama untuk dipinjamkan kepada anggota dengan tujuan produktif dan kesejahteraan.

Hal-hal mengenai Credit Union (CU) :
  • Mengubah pola pikir. Maksudnya, dari yang terbiasa instan tapi harus berusaha menabung terlebih dahulu sebelum mendapat pinjaman.
  • Menciptakan modal dahulu dengan menabung secara rutin. Jika telah tercipta modal atau tabungan, baru memanfaatkan atau meminjam. 
  • Dengan menabung, anggota mendapatkan balas jasa simpanan (BJS). 
  • Penerapan prinsip manajemen terbuka, di mana setiap perkembangan selalu ditampilkan per bulan. 
  • Anggota mendapatkan informasi bulan per bulan dari kemajuan CU. Setahun sekali rapat anggota tahun (RAT) digelar secara terbuka. 
  • Tercatat 99 persen anggota CU adalah lapisan menengah ke bawah.

Persamaan Koperasi dengan Credit Union (CU) :
  • Bertujuan mensejahterakan para anggotanya, 
  • Unsur kepercayaan dan kebersamaan yang diutamakan, 
  • Latar belakang yang sama salah satu faktor terbentuknya, 
  • Membantu dalam hal ekonomi secara kekeluargaan, 
  • Mengembangkan dan memelihara kebersamaan atas dasar kekeluargaan.
Sumber :